Contoh Usaha Mikro yang Bisa Kamu Kembangkan

Contoh usaha mikro. Meskipun jarang disebut, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) adalah salah satu roda penggerak perekonomian di Indonesia. Bahkan sebuah survei di tahun 2017 sempat menyebutkan, bahwa sekitar 60% nilai barang atau jasa di negara kita berasal dari sektor UMKM.

Berikut ulasan tentang beberapa contoh usaha mikro yang bisa kamu kembangkan.

8 Contoh Usaha Mikro

1. Laundry Kiloan

Contoh Usaha Mikro

Meskipun sudah banyak yang terjun di bidang ini, tetapi potensi keuntungan bisnis laundry masih menjanjikan. Kamu bisa mulai dengan membeli 3 unit mesin cuci dan 1 unit pengering, 1 unit setrika, rak pakaian, etalase, deterjen dan pewangi, serta kertas nota. Untuk tempat, manfaatkan ruang atau lahan kosong di rumah.

Dengan modal sekitar Rp10 sampai Rp20 juta saja, bisnis laundry kiloan bisa mendatangkan omset beberapa kali lipat lebih besar. Usaha ini memiliki potensi besar, apalagi jika lokasinya dekat dengan kawasan indekos, proyek, atau perkantoran.

2. Bisnis Kuliner Rumahan

Contoh Usaha Mikro

Memanfaatkan keterampilan memasak atau baking, kamu bisa memulai bisnis kuliner rumahan dengan modal maksimal sekitar Rp5 juta saja. Sebagai strategi pemasaran, manfaatkan media sosial untuk promosi. Potensi keuntungan salah satu contoh usaha mikro ini cukup menjanjikan sebab makanan termasuk kebutuhan pokok.

Agar keuntungan yang didapatkan lebih besar, jangan ragu untuk berinovasi dari segi resep ataupun packaging. Bukan tidak mungkin bisnis yang awalnya beromset kurang dari Rp10.000.000 bisa berkembang menjadi salah satu usaha menengah yang dikenal banyak orang.

3. Fashion Online Shop

Contoh Usaha Mikro

Selain makanan, pakaian juga termasuk kebutuhan yang sering dicari orang. Manfaatkan hal ini dengan membuka toko baju online dan memasarkannya di media sosial atau marketplace. Agar modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, sebagai langkah awal cobalah untuk hunting distributor pakaian atau konveksi yang tepat.

Meskipun tidak memiliki merek, saat ini ada banyak sekali distributor pakaian dengan harga murah dan berkualitas. Hal ini tentu saja membuat modal yang kamu keluarkan tidak terlalu besar. Untuk meningkatkan potensi, buatlah branding-mu sendiri atau manfaatkan packaging yang menarik.

4. Bisnis Souvenir, Hantaran, dan Mahar Pernikahan

Bisnis lain yang bisa kamu kembangkan adalah kreasi souvenir, hantaran, dan mahar pernikahan. Untuk membangun usaha mikro ini, kamu membutuhkan modal sekitar Rp1.000.000 hingga Rp5.000.000. Dengan modal sekecil itu, potensi keuntungan bisnis ini cukup menjanjikan.

Agar berbeda dengan bisnis souvenir lainnya, kita bisa membuat aneka kerajinan tangan baru yang unik. Kamu juga bisa berinovasi dengan menyediakan packaging estetik yang menarik. Hal ini tidak hanya membuat produk kita memiliki ciri khas sendiri tetapi juga memiliki potensi omset maksimal.

5. Toko Kelontong Online

Contoh usaha mikro lain yang bisa kamu kembangkan dengan modal kecil adalah toko kelontong. Di toko tersebut, kamu bisa menjual berbagai kebutuhan pokok dan sehari-hari. Meskipun saat ini minimarket menjamur, tetapi masih banyak yang lebih senang berbelanja di toko kelontong.

Untuk membuat bisnis berbeda dengan yang lain, jalankan juga versi online toko kelontongmu di marketplace atau media sosial. Jadi tanpa perlu repot keluar rumah, pelanggan bisa membeli kebutuhan harian mereka dari rumah. Potensi keuntungan toko kelontong online ini cukup menjanjikan apalagi jika kamu mau berinovasi dan cukup konsisten.

 6. Jual Ayam Potong

Potensi ekonomi usaha ini cukup besar mengingat banyak yang berminat dengan makanan berbahan dasar daging ayam. Soal modal, tidak perlu khawatir. Kamu hanya perlu mengeluarkan dana sekitar Rp1.000.000 hingga Rp2.000.000 untuk merintis usaha ini.

Sebagai langkah awal, mulailah bisnis ini dari skala kecil dengan memanfaatkan lahan kosong di depan rumah atau menyewa sepetak tempat di halaman ruko. Dengan pemasaran yang tepat, bukan tidak mungkin kamu bisa mengembangkan usaha kecil-kecilan ini menjadi bisnis yang lebih besar.

7. Usaha Minuman Kemasan Unik

Dengan modal minimal dan packaging unik cobalah untuk terjun di bisnis minuman kemasan. Kamu bisa membuat teh, susu, boba, kopi, atau minuman lain di dapur rumahmu sendiri lalu mengemasnya ke dalam botol-botol unik. Usaha semacam ini memang terlihat tidak terlalu menjanjikan. Tapi dengan pemasaran yang tepat, siapa tahu kita bisa menjadi salah satu pelopor bisnis minuman unik dengan omset menjanjikan.

8. Warmindo

Warmindo atau warung makan yang khusus menjual berbagai olahan Indomie belakangan sedang populer di kalangan anak muda. Modal yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis ini cukup terjangkau, apalagi jika kita bisa memanfaatkan ruang kosong atau halaman di rumah sendiri.

Agar berbeda dengan kebanyakan Warmindo, kamu bisa berinovasi dalam hal menu yang disajikan. Potensi keuntungan bisnis Warmindo sendiri bisa mencapai Rp100.000.000 dengan strategi pemasaran yang tepat. Jadi tidak perlu ragu untuk memanfaatkan media sosialmu agar target pasar semakin luas.

Itulah ulasan tentang 8 contoh usaha mikro yang bisa dikembangkan. Agar usaha kita bisa berjalan dalam waktu lama, jangan ragu untuk melakukan inovasi dan mengembangkan kreativitas. Semoga bermanfaat.